mimpi yang dirindukan

Sepulang dari sholat shubuh saya menuju kamar dan melanjutkan tidur, sesaat tidur terjadi suatu peristiwa yang sangat menghangatkan hati bagi yang memahami betapa dahsyatnya sebuah perasaan terpendam kepada seseorang.

      Saat itu saya lewat di depan sebuah ruangan perkuliahan tempat dimana ia belajar, tiba-tiba muncul seorang perempuan yang menghampiri saya dan memberikan sepucuk surat seraya berkata dalam surat tersebut bahwa “akhiy, ini surat dari saya (katanya) mohon dibaca dengan baik” saya pun dengan sangat gembira menerima surat itu dan membaca secara perlahan, isi surat itu kurang lebih seperti ini dan saya masih sangat ingat, “akhiy, saya sudah tau bahwa dari dulu kita punya perasaan sama saya dan sayapun sama seperti kita, saya tau ini adalah masalah perasaan dan tidak bisa saya sembunyikan lagi karena memang sudah beberapa tahun yang lalu saya memendam persaan ini, kalau misalkan kita memang betul-betul serius maka saya punya cara bagaimana kalau misalkan setelah kita selesai study bersama kemudian akhiy mendatangi orang tuaku untuk meminta restu darinya terhadap akan hubungan kita kedepannya”.

     Dengan hati yang berdebar-debar Saya melihat ke arah kelas dan melihatnya agak sedikit kelihatan dibalik pintu sembari memperhatiakn saya dari jauh, dia berdiam diri disana dan tidak mau memperlihatkan badannya secara keseluruhan karena dia termasuk orang yang paham dalam agama.
    

Bersambung…

Iklan

Satu pemikiran pada “mimpi yang dirindukan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s